Reconstruction of the Concept of Legal Liability for Losses Caused by Autonomous Artificial Intelligence Systems

Authors

  • Chitto Cumbhadrika Universitas Borobudur, Indonesia
  • Bambang Soesatyo Universitas Borobudur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46799/ijssr.v6i6.1418

Keywords:

Autonomous Artificial Intelligence, Legal Liability, Risk-Based Liability, Strict Liability

Abstract

The rapid development of autonomous artificial intelligence (AI) systems through machine learning and self-learning algorithms has challenged the traditional fault-based civil liability framework in Indonesia. Classical liability constructs assume that harm can be traced to human intent or negligence, yet autonomous AI can generate unpredictable outcomes without direct human control. This normative juridical study aims to analyze the inadequacy of Indonesian legal norms in attributing responsibility for damages caused by autonomous AI systems and to formulate a more adaptive liability reconstruction model. The research applied a statutory and conceptual approach, examining Articles 1365–1367 of the Civil Code, Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection, Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions, and relevant scholarly literature. Data were analyzed through qualitative content analysis, comparing Indonesian legal provisions with international risk-based liability models, and reconstructing a coherent framework for high-risk autonomous AI. The findings reveal that fault-based liability is insufficient for AI ecosystems involving multiple actors and probabilistic decision-making, creating gaps in accountability and victim protection. The study proposes a risk-based liability model integrating strict liability for high-risk AI, joint and several liability, mandatory insurance, burden of proof reversal, and algorithmic transparency. This model is expected to enhance legal certainty, strengthen victim protection, and provide a regulatory foundation for responsible AI governance in Indonesia.

References

Amboro, F. Y., & Komarhana, K. (2021). Prospek kecerdasan buatan sebagai subjek hukum perdata di Indonesia (Prospects of artificial intelligence as a subject of civil law in Indonesia). Law Review, 145–172.

Assagaf, I. P., & Prasetiyo, A. B. (2026). Kecerdasan buatan dalam kendaraan otonom: Tinjauan sistematis terhadap tren dan tantangan masa depan. Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology, 5(1), 40–48.

Badrulzaman, M. D. (2023). Hukum perikatan dalam KUH Perdata: Buku ketiga, yurisprudensi, doktrin, serta penjelasan. Deepublish.

Cynthia, C., & Soroinda, D. L. (2023). Tanggung jawab perdata dan prinsip kehati-hatian notaris dalam penggunaan artificial intelligence yang menimbulkan kerugian. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(12), 122.

Ehrenzweig, A. A. (2022). Negligence without fault: Trends toward and enterprise liability for insurable loss. University of California Press.

Elpina. (2024). Analisis hukum terhadap implementasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem informasi bisnis. Digital Transformation Technology, 4(1), 9–16.

Ghazmi, S. F. (2021). Urgensi pengaturan artificial intelligence pada sektor bisnis daring di Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(8), 782–803.

Gitakarma, M. S., & Tjahyanti, L. P. (2022). Peranan internet of things dan kecerdasan buatan dalam teknologi saat ini. Komteks, 1(1), 1–8.

Giuffrida, I., Lederer, F., & Vermeys, N. (2017). A legal perspective on the trials and tribulations of AI: How artificial intelligence, the internet of things, smart contracts, and other technologies will affect the law. Case Western Reserve Law Review, 68, 747–781.

Halipah, G., Purnama, D. F., Pratama, B. T., Suryadi, B., & Hidayat, F. (2023). Tinjauan yuridis konsep perbuatan melawan hukum dalam konteks hukum perdata. Jurnal Penelitian Serambi Hukum, 16(1), 138–143.

Haris, M. T., & Tantimin. (2022). Analisis pertanggungjawaban hukum pidana terhadap pemanfaatan artificial intelligence di Indonesia. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(1), 307–316.

Natalia, D. (2026). Kedudukan artificial intelligence (AI) di dalam hukum perdata serta pertanggungjawaban pengguna atas penyalahgunaannya. Media Hukum Indonesia (MHI), 4(1), 989–996.

Nugraha, M., Sadina, A. S., Ramadonna, V., & Hidayat, K. A. (2025). Analisis unsur perbuatan melanggar hukum atas penggunaan artificial intelligence dalam kasus konten deepfake. Legal System Journal, 2(1), 23–36.

Pane, M. D., & Permana, M. Z. (2025). Pertanggungjawaban pidana terhadap pengembang artificial intelligence pada kasus pelanggaran privasi dan data pribadi. Judge: Jurnal Hukum, 6(3), 467–472.

Pramana, P., Priastuty, C. W., Utari, P., Aziz, R. A., & Purwati, E. (2023). Beradaptasi dengan perubahan teknologi: Kecerdasan buatan dan evolusi komunikasi interpersonal. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 7(2), 214–225.

Putri, A. N. (2025). Tanggung jawab perdata terhadap kerugian yang ditimbulkan dari penggunaan artificial intelligence (AI) (Skripsi). Universitas Islam Indonesia.

Putri, N. A., Nurmasitha, N., & Neisya, N. L. (2025). Analisis pertanggungjawaban perdata terhadap penyalahgunaan teknologi artificial intelligence (deepfake). Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(12), 445.

Qurrahman, S. H., Ayunil, S., & Rahim, T. A. (2024). Kedudukan dan konsep pertanggungjawaban artificial intelligence dalam hukum positif Indonesia. UNES Law Review, 6(4), 12687–12693.

Ravizki, E. N., & Yudhantaka, L. (2022). Artificial intelligence sebagai subjek hukum: Tinjauan konseptual dan tantangan pengaturan di Indonesia. Notaire, 5(3), 112.

Rizki, M. F., & Salam, A. (2023). Pertanggungjawaban hukum pengumpulan data biometrik melalui artificial intelligence tanpa persetujuan pemilik data (Studi kasus Clearview AI Inc. di Yunani dan Inggris). Lex Patrimonium, 2(2), 9.

Simbolon, Y. (2023). Pertanggungjawaban perdata terhadap artificial intelligence yang menimbulkan kerugian menurut hukum di Indonesia. Veritas et Justitia, 9(1), 246–273.

Vagansa, F. M., Pancawati, A., Fadzillaturrachman, D., & Nugroho, B. W. (2026). Reformasi hukum dagang Indonesia dalam menjawab tantangan transaksi dagang berbasis artificial intelligence. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 12190–12197.

Downloads

Published

2026-06-11