The Dynamics of Land Ownership Within the Framework of Agrarian Regulation Asynchrony and its Implications for Land Conflicts and Social Injustice in Indonesia

Authors

  • Agusra Yendri Universitas Borobudur, Indonesia
  • Megawati Barthos Universitas Borobudur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46799/ijssr.v6i6.1416

Keywords:

State Control Rights, Agrarian Regulations, Land Conflicts

Abstract

Land ownership and agrarian governance in Indonesia remain complex due to historical legacies, regulatory fragmentation, and sectoral law conflicts, resulting in recurrent land disputes and social inequities. Despite constitutional mandates emphasizing state control and the social function of land, inconsistencies between the Basic Agrarian Law (UUPA) and various sectoral regulations create legal uncertainty, overlapping authority, and unequal land distribution. This study aims to analyze the dynamics of land ownership within the framework of asynchronous agrarian regulations and to propose a harmonized model for sustainable and socially just land governance. The research employed a normative juridical approach, combining legislative and conceptual analyses of relevant laws, regulations, and academic literature. Data are collected from constitutional provisions, statutory laws, sectoral regulations, and scholarly studies, followed by thematic coding and content analysis to identify regulatory gaps, conflicts, and socio-legal implications. Triangulation ensures validity, and repeated document verification maintains reliability. Findings indicate that regulatory disharmony has contributed to structural inequality, marginalization of communities, and recurrent land conflicts, highlighting gaps in legal synchronization and enforcement of social functions of land. The study’s novelty lies in integrating vertical and horizontal regulatory analyses with prescriptive recommendations for agrarian policy reconstruction, providing a comprehensive framework to achieve legal certainty, equitable land distribution, and social justice. This research offers a theoretical and practical contribution to agrarian legal reform in Indonesia.

References

Apriandini, D., & Soemarwi, V. W. (2023). Relevansi Peran Pemerintah Atas Hak Menguasai Negara Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam. Jurnal Serina Sosial Humaniora, 1(1), 364-376.

Bahari, S. (2024). Hak Menguasai Negara dalam Konfigurasi Politik Hukum Agraria di Indonesia. Jakarta: Universitas Kristen Indonesia.

Bimantara, A. (2025). Politik hukum pertanahan Dalam Upaya Penyelesaian Sengketa Pertanahan di Indonesia. Jurnal Cahaya Hukum Nusantara, 1(1), 1-10.

Djuniarti, E. (2023). Hak Menguasai Tanah oleh Negara dalam Penggunaan Tanah untuk Investasi. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 23(4), 483-494.

Kurniawan. (2025). Tantangan Penegakan Hukum Pertanahan dan Strategi Pemerintah Dalam Penyelesaiannya. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(9), 3694-3703.

Maulana, A., & Hutagalung, H. (2025). Reformasi Pengelolaan Tanah Dalam Sistem Hukum Agraria di Indonesia: Tantangan dan Solusi untuk Mewujudkan Keadilan Sosial dan Keberlanjutan. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 245-256.

Nasrudin, Nursari, N., & Jamaludin, J. (2025). Memahami Status Tanah di Indonesia Antara Hak Milik dan Hak Menguasai Negara. Qanuniya: Jurnal Ilmu Hukum, 2(2), 61-75.

Oktavia, V., & Sitabuana, T. H. (2023). Keabsahan Penguasaan Tanah Timbul Perspektif Hukum Pertanahan Indonesia. UNES Law Review, 6(2), 7298-7304.

Pamungkas, S. C. (2021). Transformasi UU Agraria Tahun 1870 ke UUPA 1960 pada Masa Dekolonisasi Kepemilikan Tanah Pasca Kemerdekaan di Indonesia. Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities, 2(2), 43-59.

Permadi, I. (2023). Konstitusionalitas Keberadaan Bank Tanah dalam Pengelolaan dan Penguasaan atas Tanah oleh Negara. Jurnal USM Law Review, 6(1), 291-30.

Rahmadani, S., & Saraan, M. I. (2022). Dinamika perkembangan reforma agraria di Indonesia. Jurnal Kajian Agraria dan Kedaulatan Pangan (JKAKP), 1(2), 15-22.

Sadono, A. H. (2023). Penanganan Masalah Pertanahan Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 21 Tahun 2020 tentang Penanganan dan Penyelesaian Kasus Pertanahan. Rampai Jurnal Hukum (RJH), 2(1), 12-27.

Silviana, A. (2025). Pemanfaatan Tanah di Atas Hak Pengelolaan Antara Regulasi dan Implementasi. Diponegoro Private Law Review, 1(1), 233.

Simamora, I. M. (2023). Perlindungan Hukum Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Atas Pengambilalihan Tanah Ulayat Oleh Negara. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 3(3), 353-359.

Tuharea, F., Sari, L., Katjong, R. K., Irsan, I., Tuhumury, H. A., & Mamonto, A. A. (2024). Sinkronisasi UUPA Terhadap Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Penetapan dan Penggunaan Hak Atas Tanah. UNES Law Review, 6(3), 9135-9147.

WN, S. F., Rini, R. F., & Fauzan, A. (2025). Kebijakan Pengaturan Agraria di Indonesia: Suatu Tinjauan Berdasarkan Undang-undang Pokok Agraria. Jurnal Begawan Hukum (JBH), 3(1), 39-49.

Wulan, D. N., Tjokroaminoto, V., & Ghrofur, A. (2022). Analisis Hukum Pemberian Hak Pengelolaan Yang Berasal Dari Tanah Ulayat Pasca Terbitnya Undang-Undang Cipta Kerja. Notaire, 5(1), 122.

Yusran, A., & Koswara, D. (2022). Implementasi Kebijakan Hak Menguasai Negara dalam Pengelolaan Sumber Daya Agraria dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 17(2), 216-226.

Zakaria, A. D. (2022). Kebijakan Pemberian Hak Guna Usaha di Atas Hak Pengelolaan Dalam Perspektif Undang-Undang Pokok Agraria. Notaire, 5(1), 221.

Zulfikar, M. D., Pujiwati, Y., & Wahjuni, S. (2022). Kedudukan Hak Pengelolaan Dalam Hukum Tanah Nasional Dikaitkan Kepemilikan Barang Milik Negara/Daerah. LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, dan Agraria, 1(2), 229-245.

Downloads

Published

2026-06-13