Evaluation of South Korea's Government Policy on Migrant Worker Protection in Safeguarding Labor Rights and Welfare

Authors

  • Muhammad Hasyim Universitas Borobudur, Indonesia
  • Megawati Barthos Universitas Borobudur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46799/ijssr.v5i6.1259

Keywords:

migrant workers, legal protection, labor policy, worker welfare, South Korea

Abstract

Migrant workers constitute an essential component of the global labor landscape, including in South Korea, which has experienced increasing reliance on foreign labor across various industrial sectors. Their presence significantly contributes to national economic growth, particularly in occupations that are less desirable to the local workforce. However, behind these economic contributions, migrant workers often face serious challenges related to legal protection, fundamental rights, and guarantees of decent welfare. Many encounter discriminatory treatment, inhumane working conditions, and obstacles in accessing legal justice. Within this context, it is crucial to evaluate the policies formulated and implemented by the South Korean government in protecting migrant workers. This study adopts a normative juridical method, using legislative and conceptual approaches. This method enables the examination and analysis of applicable legal norms, both within South Korea’s domestic regulations and in international legal instruments such as ILO conventions and relevant human rights declarations. The analysis is conducted through the review of primary legal materials, including statutory regulations, as well as secondary sources such as literature, scholarly articles, and academic documents discussing legal protection, workers' rights, and principles of social justice. The study aims to develop a normative understanding of how the state should ensure the rights and welfare of migrant workers in a fair, equitable, and humane manner, and to provide a theoretical foundation for the development of more inclusive and responsive labor policies.

References

Alvianto, D., & Alvianto, D. (2023). Tinjauan yuridis konvensi internasional tentang perlindungan hak-hak seluruh pekerja migran dalam perspektif hukum internasional (Studi kasus kejahatan kemanusiaan tenaga kerja Indonesia di Myanmar). Journal Evidence of Law, 2(2), 144–152.

Andriani, R. (2024). Peran Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bagi pekerja migran Indonesia di Korea Selatan pada program G to G. SUMUR–Jurnal Sosial Humaniora, 2(1), 6–11.

Angelia, T., & Angelia, T. (2024). Analisis hukum tentang perlindungan HAM bagi pekerja migran Indonesia di negara tujuan. Jurnal Inovasi Hukum dan Kebijakan, 5(4).

Cindya, V., & Cindya, V. (2025). Analisis hukum ketenagakerjaan terhadap kesejahteraan karyawan. Jurnal Prisma Hukum, 9(1).

Fikri, S. (2022). Perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri. Morality: Jurnal Ilmu Hukum, 8(2), 108–126.

Hamidah, A. (2021). Urgensi prinsip non-diskriminasi dalam regulasi untuk pengarus-utamaan kesetaraan gender. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51(3), 677–697.

Martuti, N. K. (2025). Pojok “curhat” pekerja migran Indonesia di Korea Selatan sebagai sarana penguatan mental di negara asing. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 725–732.

Nuzula, F. S. (2023). Analisis perluasan kesempatan kerja di luar negeri: Seasonal Worker Program (SWP) di Korea Selatan. Jurnal Ketenagakerjaan, 18(3), 213–227.

Pikulun, S. A. (2024). Hukum sebagai pilar perlindungan hak kodrat: Telaah teori John Locke dalam sistem hukum modern. Al-Muqaronah: Jurnal Perbandingan Mazhab dan Hukum, 3(2), 54–66.

Putra, I. G. (2022). Upaya perlindungan hukum bagi para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri dalam perspektif hukum internasional. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(2), 698–708.

Rambe, R. F. (2024). Implikasi perlindungan hak asasi manusia dalam hukum pidana. Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 11(1), 24–31.

Safitri, D., & Safitri, D. (2023). Keamanan manusia pekerja migran Indonesia: Ketidakamanan dan perlindungannya. Intermestic: Journal of International Studies, 7(2), 741–769.

Saputra, R., & Saputra, R. (2024). Keberadaan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO–International Labor Organization) untuk perlindungan hak-hak pekerja berdasarkan Konvensi No. 111 Tahun 1958 dan diskriminasi atas dasar diskriminasi. Jurnal Thengkyang, 9(1), 30–45.

Sembada, A. D. (2024). Motivasi calon pekerja migran Indonesia bekerja ke luar negeri dan kontribusinya bagi negara Indonesia: (Skema penempatan Korea Selatan). Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(2), 45–54.

Sinaga, N. A. (2021). Perlindungan hukum hak-hak pekerja dalam hubungan ketenagakerjaan di Indonesia. Jurnal Teknologi Industri, 6.

Sutra, H., & Sutra, H. (2023). Kewajiban negara dalam memberikan perlindungan hukum terhadap pekerja migran Indonesia non-prosedural dalam perspektif HAM. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 6(2), 449–460.

Tantri, E. (2022). Perlindungan hukum terhadap tenaga kerja Indonesia di luar negeri menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017. Lex Privatum, 10(3).

Tarigan, T. M. (2020). Permasalahan TKI di luar negeri dan sejenisnya. Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies, 1(2), 70–85.

Tohawi, A. M. (2024). Perlindungan hukum bagi pekerja migran Indonesia: Tantangan dan strategi implikasinya. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 5(4), 2117–2130.

Valentino, B. F. (2024). Perlindungan hukum pidana terhadap pekerja migran Indonesia ditinjau dari perspektif perlindungan hak asasi manusia. Borobudur Law and Society Journal, 3(3), 103–118.

Downloads

Published

2025-07-07