Legal Reform in Settlement of Land and Housing Disputes in Urban Areas to Achieve Legal Certainty

Authors

  • Lutfi Effendi Universitas Borobudur, Indonesia
  • Rineke Sara Universitas Borobudur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46799/ijssr.v5i6.1258

Keywords:

land disputes, land dispute resolution, land law

Abstract

Legal disputes related to land and housing in urban areas have become increasingly complex due to the growing demand for land and rapid urbanization. These disputes often involve issues of ownership, use, and control, which require effective mechanisms for resolution to ensure legal stability and protect community rights. The aim of this research is to explore the mechanisms for resolving legal disputes over land and housing in urban areas using a normative legal approach. This study examines relevant laws and regulations, legal doctrines, and pertinent literature to understand the concepts, principles, and regulations governing the resolution of such disputes. The research utilizes primary legal materials, including the Basic Agrarian Law, housing and residential regulations, and other laws pertaining to land and housing conflicts. In addition, secondary legal documents such as books, scientific journals, and expert opinions are incorporated to support the study. A qualitative normative analysis is employed to examine how existing regulations address land and housing disputes and to identify obstacles in their implementation. This research aims to contribute to the strengthening of regulations and policies in the land and housing sector, offering valuable insights for policymakers, academics, and legal practitioners in developing more effective solutions to the challenges of land and housing disputes in urban settings. The findings are expected to serve as a reference in improving legal frameworks and dispute resolution mechanisms in this area.

References

Adila, A., & Adila, A. (2025). Implementation of customary law in land dispute resolution in indigenous law communities. Hakim: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial, 3(1), 993–1012.

Al’Alim, M. R. (2023). Perubahan sosial terhadap lingkungan masyarakat dan perkembangannya: Urbanisasi dan teknologi. Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora, 4(2), 151–166.

Anastasia, S. N. (2024). Implikasi hukum agraria terhadap konflik pertanahan Indonesia. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(2), 545–553.

Anisyaturrobiah, A. (2021). Dampak urbanisasi terhadap penyediaan pemukiman dan perumahan di wilayah perkotaan: Indonesia. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 1(2), 43–54.

Astriani, B. A. (2024). Sengketa tanah dalam perspektif hukum agraria di Indonesia. Gadut: Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.

Djajaputra, G. P. (2022). Analisis hak atas tanah dalam sengketa kepemilikan tanah beserta penyelesaiannya. Synotic Law: Jurnal Ilmu Hukum, 1(1), 45–56.

Hasbi, H. (2019). Penyelesaian sengketa pertanahan melalui lembaga arbitrase. Al-Ishlah: Jurnal Ilmiah Hukum, 22(1), 16–31.

Hajati, S. S. (2014). Model penyelesaian sengketa pertanahan melalui mediasi dalam mewujudkan penyelesaian yang efisien dan berkepastian hukum. Jurnal Dinamika Hukum, 14(1), 36–48.

Heriyanti, Y., & Heriyanti, Y. (2019). Pembinaan dan pengawasan pemerintah terhadap penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Artikel Teknik Sipil, 1(2), 65–73.

Kurniati, N. (2016). “Mediasi-arbitrase” untuk penyelesaian sengketa tanah. Sosiohumaniora, 18(3), 197–207.

Pamungkas, G. S. (2025). Membedah kebijakan pemerintah: Strategi menuntaskan konflik pertanahan demi keadilan yang berkelanjutan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 26–37.

Permadi, I. P. (2023). Potensi sengketa hak atas tanah di Indonesia. Justisi, 9(2), 201–216.

Ramadhani, R. (2021). Pendaftaran tanah sebagai langkah untuk mendapatkan kepastian hukum terhadap hak atas tanah. SOSEK: Jurnal Sosial dan Ekonomi, 2(1), 31–40.

Rondonuwu, M. L. (2016). Perjanjian pemanfaatan kepemilikan bersama di kawasan strata title. Lex Privatum, 4(4).

Sandika, F. L. (2023). Peran Badan Pertanahan Nasional dalam penyelesaian sengketa tumpang tindih pertanahan melalui mediasi. Blantika: Multidisciplinary Journal, 1(3), 119–129.

Santoso, U. (2016). Penyelesaian sengketa dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum. Perspektif, 21(3), 188–198.

Sarah, D. L., & R., R. (2013). Penegakan hukum agraria dan penyelesaian sengketa pertanahan dalam proses peradilan. Jurnal Hukum Unsrat, 1(6), 100–113.

Sari, I. (2020). Hak-hak atas tanah dalam sistem hukum pertanahan di Indonesia menurut Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA). Jurnal Mitra Manajemen, 9(1).

Sutedi, A. (2023). Peralihan hak atas tanah dan pendaftarannya. Jakarta: Sinar Grafika.

Wowor, F. (2014). Fungsi Badan Pertanahan Nasional terhadap penyelesaian sengketa tanah. Lex Privatum, 2(2).

Downloads

Published

2025-07-07